Menu Tutup

KUNJUNGAN KEMENPAN RB TERKAIT PEMBINAAN DAN MONITORING PENERAPAN KEBIJAKAN PELAYANAN PUBLIK

(Rabu, 02/06/2021) Assisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik beserta tim dari KEMENPAN RB didampingi oleh tim dari Bagian Organisasi dan Assisten Administrasi Umum melakukan visitasi di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Probolinggo guna memberikan pembinaan penerapan kebijakan pelayanan publik serta meninjau sejauh mana progress dari MPP yang ada disini.

Dikesempatan kali ini Assisten Administrasi Umum Budiono Wirawan, memberikan sambutan dan juga paparan tentang latar belakang didirikannya MPP di Kota Probolinggo, “ MPP ini didirikan bertujuan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan ”,terang beliau. Maka dari itu beliau berharap dengan kedatangan Tim dari KEMENPAN RB dapat membantu memberikan masukan serta membina secara langsung untuk perkembangan MPP baik dari segi kualitas maupun kwantitas.

Noviana Andrina, Assisten Deputi Pelayanana Publik (Deputi Yanlik) menyampaikan beberapa aspek yang akan dinilai diantaranya adalah kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Publik, Konsultasi dan Pengaduan, dan juga Inovasi. “ kami berharap Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama, dalam hal ini Mall Pelayanan Publiknya harus mempunyai sesuatu yang bisa dibanggakan dan juga dilihat secara nasional, untuk itu kedatangan kita hari ini untuk mendiskusikan bagaimana persiapan Kota Probolinggo dari semua aspek terutama pihak DPMPTSPNAKER dan Dispenduk Capil untuk mempersiapkan indikator-indikatornya”, tuturnya.  

Dari hasil semua penilaian atau monitoring tim, Kota Probolinggo mendapat nilai cukup. Maka dari  itu mereka mengharapkan sinergi dan kolaborasi dari Pemerintah Kota Probolinggo beserta  KEMENPAN RB untuk bisa membrief terkait kebijakan, standart pelayanan,Bmaklumat pelayanan,  system pengolahan informasi dan juga survey kepuasan masyarakat yang ada di MPP Kota Probolinggo.

Di era global ini KEMENPAN RB mengharapkan semua informasi dikemas secara online, karena di luar negri sudah serba IT. Apalagi di situasi sekarang ini kita harus membatasi pertemuan secara fisik dan disini masih banyak antrian atau kerumunan yang ada di kursi pemohon. Oleh karena itu bagaimana caranya kita menggalihkan mereka melalui system online. Karena mau tidak mau untuk kedepannya pelayanan secara manual akan dihapuskan dan digantikan dengan system IT (Online), oleh karena itu bak pelaksana pelayanan maupun masyarakat harus mempersiapkan diri untuk belajar lebih maju dan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *